Sabtu, 16 Oktober 2010

Bab 4 Manajemen Umum

Ø  PENGERTIAN MANAJEMEN

v  Arti dan Fungsi Manajemen
Manajemen menurut Profesor Oei Liang Lee adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinasi serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dari definisi tentang manajemen tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa manajemenn mempunyai lima fungsi, yaitu :
-          Perencanaan
-          Pengorganisasian
-          Pengarahan
-          Pengkoordinasian
-          Pengawasan

v  Jenjang Manajemen
Perusahaan-perusahaan besar biasanya mempunyai paling sedikit tiga jenjang manajemen. Ketiga jenjang tersebut adalah manajemen puncak atau manajemen eksekutif, manajemen madya atau manajemen administratif, dan manajemen operasional atau manajemen supervisori.

Ø  LATAR BELAKANG SEJARAH MANAJEMEN
v  Gerakan Manajemen Ilmiah
Sekarang kita lihat latar belakang sejarah manajemen yang perkembangannya berawal dari Eropa meskipun secara riil manajemen itu sudah ada sebelumnya di Eropa maupun di benua-benua lain. Sejak pemunculan bukunya tahun 1911, Taylor dikenal sebagai bapak dari gerakan manajemen ilmiah. Buku yangg diterbitkannya berjudul “The Principles of Scientific Management”. Dalam bukunya, Taylor mengemukakan beberapa priinsip manajemen ilmiah untuk melakukan pekerjaan dengan efisien. Prinsip-prinsip tersebut adalah
-          Prinsip 1          : semua pekerjaan dapat diobservasi dan dianalisis guna menentukan satu cara terbaik untuk menyelesaikan
-          Prinsip 2          : orang yang tepat untuk memangku jabatan dapat dipilih dan dilatih secara ilmiah
-          Prinsip 3          : kita dapat menjamin bahwa cara terbaik tersebut diikuti dengan menggaji pemegang jabatan dengan dasar insentif, yaitu menyamakan gaji dengan hasil kerjanya
-          Prinsip 4          : menempatkan menejer dalam perencanaan, persiapan, dan pemeriksaan pekerjaan

Ø  SEKOLAH-SEKOLAH TENTANG PEMIKIRAN MANAJEMEN
Sebagai akibat dari semakin besarnyya minat dalam pendidikan manajemen, sejumlah pendekatan teoritis untuk mempelajari manajemen telah bermunculan. Teori-teori seperti itu pada pokoknya berasal dari para manajer dan pengajar yang ingin menemukan lebih banyak tentang apa yang perlu diajarkan kepada calon-calon manajer. Ada banyak sekolah manajemen tapi ke lima diantaranya adalah sekolah klasik, sekolah perilaku, sekolah ilmu manajemen, analisis sistem, dan manajemen berdasarkan hasil.
Ø  PERENCANAAN
Perencanaan merupakan fungsi terpenting di antara semua fungsi-fungsi manajemen yang ada. Dalam sebuah kegiatan yang bersifat manajerial untuk mendukung usaha-usaha pencapaian tujuan, fungsi perencanaan haruslah dilakukan terlebih dahulu daripada fungsi-fungsi pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengawasan. Ini merupakan salah satu sifat utama dari fungsi perencanaan. Adapun sifat-sifat yang lain dari fungsi perencanaan adalah sumbangan terhadap tujuan serta efisinesi dari rencana itu sendiri.

v  Bentuk-bentuk Perencanaan
Seperti telah diuraikan di muka, bahwa perencanaan ditetapkan sekarang dan dilaksanakan serta digunakan untuk waktu yang akan datang. Dengan mendasarkan diri kepada pengertian ini, maka perencanaan memiliki bentuk-bentuk seperti tujuan (objective), kebijakan (policy), strategi, prosedur, aturan (rule) dan program.

v  Kegunaan Perencanaan
-          Mengurangi ketidakpastian serta perubahan pada waktu mendatang
-          Mengarahkan perhatian pada tujuan
-          Memperingan biaya
-          Merupakan sarana untuk mengadakan pengawasan

v  C.     Langkah-langkah Penyusun Perencanaan
-          Menetapkan tujuan
-          Menyusun anggapan-anggapan (premising)
-          Menentukan berbagai alternatif tindakan
-          Mengadakan pernilaian terhadap alternatif-alternatif tindakan yang sudah dipilih
-          Mengambil keputusan
-          Menyusun rencana pendukung

v  D.    Perencanaan Merupakan Proses Pendekatan yang Rasional
Dengan berbagai macam langkah yang telah dilakukan untuk menyusun suatu perencanaan, dapatlah dikatakan bahwa perencanaan merupakan suatu proses pendekatan yang rasional untuk waktu yang akan datang.

v  Jangka Waktu Perencanaan
Menurut jangka waktunya, perencanaan dapat dikelompokkan menjadi tiga golongan, yakni perencanaan jangka panjang, perencanaan jangka menengah, dan perencanaan jangka pendek.

v  Faktor-faktor yang Membatasi Perencanaan
-          Sulitnya mencari anggapan secara teliti
-          Perubahan yang sangat cepat
-          Kekakuan internal
-          Kekakuan eksternal
-          Waktu dan biaya





v  Pengambilan Keputusan
-          Syarat pengambilan keputusan :
·           Harus berusaha untuk dapat mencapai suatu tujuan yang tidak terpenuhi tanpa melalui tindakan yang positif
·           Harus dapat mengetahui dengan jelas tentang tujuan-tujuan manakah yang dapat dicapai beserta segala kekurangannya
·           Harus mempunyai kemampuan untuk mengadakan analisis dan pernilaian berbagai alternatif sesuai dengan tuntutan-tuntutan untuk mencapai tujuan
·           Harus bersikap optimis dan mempunyai kemauan yang kuat untuk memilih alternatif yang paling baik
-          Alat Pengambil keputusan
Untuk mengambil keputusan yang rasional perlu digunakan alat-alat seperti operation research, teori probabilitas, dan linear programming. Selain ketiga macam alat pengambil keputusan di atas, masih terdapat beberapa teknik yang dipakai untuk memperbaiki kualitas pengambilan keputusan pada keadaaan yang sifatnya tidak pasti, tetapi masih berada di dalam batas-batas kewajaran. Alat-alat tersebut adalah analisa risiko dan pohon keputusan (decision tree).
Ø  PENGORGANISASIAN

v  Pengertian
Setiap organisasi memiliki tiga komponen pokok, yaitu personalia, fungsi dan faktor-faktor fisik, yang kesemuanya ini merupakan sarana untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Jadi komponen-komponen tersebut mencerminkan adanya tugas-tugas yang harus dilakukan, manusia yang melaksanakan tugas, dan adanya peralatan-peralatan yang dapat digunakan untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut. Dengan demikian fungsi pengorganisasian dapat dikatakan sebagai proses menciptakan hubungan antara berbagai fungsi, personalia dan faktor-faktor fisik agar semua pekerjaan yang dilakukan dapat bermanfaat serta terarah pada suatu tujuan. Hubungan-hubungan yang timbul di dalam organisasi dapat berbentuk :
-          Hubungan Informal, lebih banyak menyangkut hubungan manusiawi
-          Hubungan Formal, merupakan bentuk hubungan yang dilakukan dengan sengaja. Tiga hubungan dasar pada hubungan formal adalah tanggung jawab, wewenang, dan pertanggung-jawaban.

v  Pola Hubungan antar Komponen Organisasi
Penentuan tugas-tugas yang hendak dijalankan haruslah didasarkan pada suatu tujuan. Jika tidak terdapat pembagian tanggung jawab secara jelas, maka tugas-tugas/fungsi sulit untuk dilaksanakan atau dapat pula terjadi adanyakesimpang-siuran dalam pelaksanaan. Sedangkan tanggung jawab itu sendiri tidak dapat dibebankan kepada masing-masing pelaksana bilamana tidak disertai adanya hak-hak untuk melaksanakan (berupa wewenang). Untuk mengetahui tentang seberapa jauh seseorang telah mencapai hasil yang diharapkan, maka setelah dibebani dengan suatu tanggung jawab dan diberi wewenang, ia diminta untuk memberikan pertanggungjawaban ke arah tujuan yang telah ditetapkan. Jadi, antara tujuan, fungsi, tanggung jawab, wewenang serta pertanggung-jawaban mempunyai hubungan yang erat, dan berkaitan satu dengan yang lain.

v  Rentangan Kekuasaan
Munculnya rentangan kekuasaan ini disebabkan oleh adanya keterbatasan pada kemampuan seseorang. Keefektifan dan efisiensi seorang pimpinan dalam mengatur bawahan banyak dipengaruhi oleh jumlah bawahan itu sendiri. Selain jumlah bawahan ada faktor lain juga yang mempengaruhi seperti frekuensi hubungan antara pimpinan dengan bawahan. Banyak sedikitnya frekuensi hubungan antara pimpinan dengan bawahan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain latihan dari bawahan, pendelegasian wewenang, perencanaan, dan teknik komunikasi.

v  Dasar-dasar Penggolongan Bagian Di Dalam Organisasi
Terbatasnya kemampuan seseorang akan membatasi pula jumlah bawahan atau bagian-bagian yang dipimpinnnya. Hal ini akan berpengaruh pula pada ruang lingkup organisasi. Namun demikian kesempatan untuk berkembang bagi suatu organisasi tetap ada, yaitu dengan mengadakan pengelompokkan kegiatan atau aktivitas serta tenaga kerja ke dalam bagian-bagian. Jadi, pembagian kerja dan spesialisasi kegiatan perlu dilakukan. Pengelompokkan menjadi bagian-bagian di dalam sebuah organisasi dapat didasarkan pada beberapa faktor berikut ini :
-          Didasarkan pada suatu angka
-          Didasarkan pada waktu
-          Didasarkan pada fungsi perusahaan
-          Didasarkan pada luas daerah operasi
-          Didasarkan pada jenis barang yang dihasilkan
-          Didasarkan pada jenis langganan

v  Karakteristik Struktur Organisasi
Bentuk-bentuk struktur organisasi seperti garis, garis dan staf, fungsional serta komite mempunyai ciri-ciri yang berbeda. Namun demikian setiap bentuk struktur organisasi yang baik harus memiliki dua karakteristik dasar yaitu keseimbangan dalam organisasi dan fleksibel.

Ø  PENGARAHAN

v  Prinsip-prinsip Pengarahan
Pengarahan merupakan aspek hubungan manusiawi dalam kepemimpinan yang mengikat para bawahan untuk bersedia mengerti dan menyumbangkan tenaganya secara efektif serta efisien untuk mecapai tujuan. Di dalam manajemen, pengarahan ini bersifat sangat kompleks karena di samping menyangkut manusia, juga menyangkut berbagai tingkah laku dari manusia-manusia itu sendiri. Oleh karena itu, pengarahan yang dilakukan oleh pimpinan harus berpegang pada beberapa prinsip, yaitu prinsip mengarah kepada Tuhan, prinsip keharmonisan dengan Tuhan, dan prinsip kesatuan komando.

v  Cara-cara Pengarahan
Pada umumnya, pimpinan menginginkan pengarahan kepada bawahan dengan maksud agar mereka bersedia untuk bekerja sebaik mungkin, dan diharapkan tidak menyimpang dari prinsip-prinsip di muka. Adapun cara-cara pengarahan yang dilakukan dapat berupa orientasi, perintah, dan delegasi wewenang.

v  Komunikasi
Ada beberapa definisi-definisi tentang komunikasi, seperti berikut ini :
-          Di dalam komunikasi tedapat hubungan antara orang dengan orang-orang dengan lembaga dan sebaliknya
-          Hubungan yang timbul di dalam komunikasi itu digunakan untuk menyalurkan gagasan, pendapat atau informasi
-          Komunikasi berguna untuk menciptakan hubungan yang serasi dan menciptakan saling pengertian
-          Untuk mengadakan komunikasi, dapat digunakan kata-kata, surat, kode atau simbol
Untuk mengadakan komunikasi dapat digunakan sarana-sarana seperti telepon, telegram, telex, radio, televisi, surat kabar, majalah dan sejenisnya; atau dapat pula dengan memakai merk, label, katalog dan sebagainya. Dengan menggunakan sarana-sarana seperti ini diharapkan komunikasi dapat lebih efektif dan efisien. Untuk maksud-maksud tersebut perlu memperhatikan beberapa prinsip seperti komunikasi harus jelas, prinsip integritas, dan prinsip penggunaan organisasi informal.

v  Motivasi
Biassanya, keberhasilan yang dapat dicapai akan semakin besar jjika para manajer mampu memberi dorongan (motivasi) karyawannya meskipun perencanaan dan organisasitidak begitu sempurna. Motivasi mempunyai dua macam bentuk, yaitu motivasi positif dan motivasi negatif

Ø  PENGKOORDINASIAN
Adanya berbagai pendapat yang berbeda di antara masing-masing individu dalam organisasi akan mempengaruhi keputusan yang diambil. Pendapat-pendapat tersebut perlu diselaraskan dengan mengadakan koordinasi agar terdapat suatu keadaan yang harmonis sehingga tujuan organisasi dapat tercapai.

v  Prinsip-prinsip Organisasi
-          Prinsip kontak langsung
-          Prinsip penekanan pada pentingnya koordinasi
-          Hubungan timbal balik di antara faktor-faktor yang ada

v  Pelaksanaan Fungsi Koordinasi
Fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, dan pengarahan harus didukung dengan fungsi pengkoordinasian dan pengawasan agar tujuan organisasi dapat tercapai. Semua fungsi ini merupakan tanggung jawab dari manajer. Untuk melaksanakan fungsi koordinasi, manajer dapat menempuh dua cara, yaitu :
-          Menjamin bahwa kondisi lingkungan dapat membantu untuk memberikan fasilitas bagi terlaksananya koordinasi
-          Memastikan apakah masing-masing individu sudah mengetahui prinsip-prinsip koordinasi

Ø  PENGAWASAN

v  Pengertian
Pengawasan merupakan fungsi terakhir yang harus dilaksanakan dalam manajemen. Cara yang dilakukan dalam pengawasan yaitu membandingkan segala sesuatu yang telah dijalankan dengan standard atau rencananya, serta melakukan perbaikan-perbaikan bilamana terjadi penyimpangan. Jadi, dengan pengawasan dapat mengukur seberapa jauh hasil yang telah dicapai sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

v  Langkah-langkah Pengawasan
-          Menciptakan standard
-          Membandingkan kegiatan yang dilakukan dengan standard
-          Melakukan tindakan koreksi

v  Syarat-syarat Pengawasan yang Baik
-          Pengawasan harus mendukung sifat dan kebutuhan kegiatan (aktivasi)
-          Pengawasan harus melaporkan setiap penyimpangan yang terjadi dengan segera
-          Pengawasan harus mempunyai pandangan ke depan
-          Pengawasan harus obyektif, teliti dan sesuai dengan standard yang digunakan
-          Pengawasan harus luwes/fleksibel
-          Pengawasan harus serasi dengan pola organisasi
-          Pengawasan harus ekonomis
-          Pengawasan harus mudah dimengerti
-          Pengawasan harus diikuti dengan perbaikan/koreksi    

Jumat, 15 Oktober 2010

PEMANFAATAN KOMPUTER DI MASYARAKAT


Tanpa kita sadari, komputer telah berperan di masyarakat. Hal ini berlaku di negara maju maupun di negara yang sedang berkembang di Indonesia. Komputer sebenarnya tidak berbeda dengan produk tekhnologi lainnya seperti kereta api, pesawat terbang, mobil televisi dan lain sebagainya. Apa yang membedakan komputer dengan produk lainnya adalah kemampuannya untuk dapat diprogram guna melaksanakan berbagai macam tugas dengan kecepatan dan ketelitian yang tinggi.
Para ahli-ahli fisika, elektronika dan komputer telah mengembangkan microprocessor yang berkemampuan besar. Pengolah semacam itu banyak digunakan sebagai bagian pengendali dari produk tenaga lain seperti peluru kendali, kendaraan bermotor, pesawat udara, kamera, komputer pribadi dan hal ini terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.
Komputer pada saat ini banyak digunakan sebagai alat bantu untuk mengolah berbagai jenis data seperti pengolahan nilai siswa dengan komputer, pembuatan daftar nilai, perhitungan rata-rata kelas atau pun laporan-laporan untuk kepentinag evaluasi pendidikan. Komputer juga sudah banyak digunakan untuk mencetak kuitansi tagihan listrik, telepon, kartu kredit dan lain sebagainya.
Pada dasarnya komputer digunakan sebagai alat bantu untuk menyimpan, mengolah dan mengambil kembali data atau informasi yang diperlukan. Bidang pekerjaan yang juga mulai terpengaruh seperti terlihat dicontoh berikut ini :
  • Penyiapan surat-menyurat sampai dengan penyimpanan arsip dikantor.
  • Pembuatan film dalam bidang animasi dan efek-efek 3 dimensi
  • Pencarian buku berdasarkan judul buku dan nama pengarang di perpustakaan
  • Pelayanan administrasi dan mutu pelayanan medis pada rumah sakit.
  • Pemesanan tiket peswat terbang pada perusahan penerbangan domestik maupun internasional.
  • Administrasi negara seperti administrasi data kepegawaian, administrasi data kependudukan, pembuatan KTP, SIM dan lain sebagainya.
  • Penggunaan komputer dalam bidang industri.

Beberapa contoh diatas merupakan sedikit contoh pemanfaatan komputer di berbagai bidang pekerjaan. Masih banyak bidang lain yang belum disebutkan. Apresiasi terhadap dampak dari suatu produk baru tidak selalu harus dimilikinya pengetahuan yang mendalam tentang produk tersebut. Pengamatan terhadap dampak dari komputer dimasyarakat dapat dilakukan dengan memanfaatkan tekhnologi disekitar masyarakat.

Minggu, 10 Oktober 2010

Tugas BAB 2

Ø  Pengaruh lingkungan terhadap perusahaan
Kondisi bisnis banyak berpengaruh pada kehidupan kita oleh karenan itu perusahaan-perusahaan mempunyai beberapa tanggung jawap pada kehidupan dan kesjahteraan manusia.
v  Pengertian lingkungan perusahaan
Lingkungan perusahaan dapat di artikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor enkstern yang mengetahui perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.
§  Perusahaan dalam masyarakat yang pluralistik
Masyarakat sekarang mempunyai pengaruh yang kuat dan bermacam-macam,dan berbagai macam kelompok yang ada ada dimotivasi oleh minatnya sendiri
Masyarakat pluralistic adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempegaruhi lingkungan perusahaan.
§  Kesan negative terhadap perusahaan
Kritis terhadap perusahaan tidak hanya terbatas terhadapekonomi, moral, etika dan politik saja; tetapi juga menyangkup lingkungan fisik juga.
§  Usaha-usaha untuk memperbaiki kesan negative
Cara untuk meperbaiki kesan negative pada perusahaan tertentu perusahaan tidak hanya menciptakan maslah-masalah negatif seta perlu melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat (humas) yang efektif.
Ø  Lingkungan fisik, energy dan konveransi
Dari maslah–masalah ekonomi dan sosial, salah satu masalah yang sangat sulit di atasi dan membutuhkan biaya yang besar adalah yang berkaitan dengan lingkungan fisik
v  Ekologi
Ekoligi adalah suatu ilmu yang mempelajari hebungan antara manisia dengan lingkungannya. 3 hal yang yang membuat kualitas lingkungan menurun;
1.      Semakin meningkatnya konsenterasi penduduk.
2.      Perkembangan teknologi baru
3.      Semakin meningkatnya kemakmuran ekononi
v  Macam-macam polusi
Polusi merupakan pengrusakan lingkungan alam di mana kita hidup dan bekerja. 3hal yang sudah tercemar dilingkunagan kita hidup dan bekerja
1.      Pencemaran Udara
2.      Pencemaran Air
3.      Pencemaran sampah awet
v  Energy dan konservasi
Di Indonesia sumber energi miyak bumi sudah lama di gunakan di samping batu bara dan air.
Ø  Lingkungan perekonomian dan perajakan
v  Alasan-alasan bagi menigkatkan pengeluaran
Pemerintah membiayai pengeluaran nya dari hasil pemungutan pajak. Alasan-alasan bagi pemerintah untuk menaikan pajak adalah untuk membiayai pengeluaran yang semakin meningkat
v  Penerimaan dan pengeluaran pemerintah
Apabila pengeluaran pemerintah lebih besar dari penghasilannya maka akan terjadi defisit. Jumlah uang yang bipinjam dengan cara ini disebut utang negara.
Ada beberapa macam pajak yang dikenakan oleh pemerintah antara lain
A.    Pajak tidak langsung
B.     Pajak langsung
a.       Pajak tidak langsung
Besernya pajak ini ditambahkan pada harga pada harga pada saat dijual pada masyarakat.pajak tesebut dinamakan pajak penjualan (PPn).
b.      Pajak langsung
Pajak kekayaan adalah termasuk pajak langsung kerena karena langsung di kenakan atau dipungut pada pembayaran pajak seperti penerimaan dalam negeri, peneimaan pembagunan, pengeluaran rutin, dan pengeluaran pembagunan.
Ø  Lingkunan hukum
Kebiasan-kebiasaan tradisi, peraturan-peraturan, konstitusi dan keputusan-keputusan suatu lembaa merupakan sumber dari system hokum yan berlaku.
v  Hukum politik
Hukm politik ini mengatur masalah-masalah yang manyangkut kepentigan dan keamanan umum.
v  Hukum privat
Hukum privat merupakan hokum yang mengatur tentang hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan seseorang dan kelompok-kelompokdalam masyarakat.
Ø  Lingkungan pemerintahan
Hubungan antara perusahaan dan pemerintah telah berkembang dari usaha-usaha untuk menggali dan mengunakan sumber-sumber ekonomi, yang di tunjukan untuk menciptakan kondisi perekonomian yang sehat.
v  Perhatian pemarintah terhadap kegiatan usaha
Keuntungan-keuntungan ekonomi juga merupakan alasan bagi pemerintahan untuk memberikan bantuan, di samping alas an keamanan dan dan alasan-alasan lain
A.    Bantuan dari bidang tranportasi
Hampir di setiap sector pengaturan, pemerintah bayak memegang peranan pada sector perkereta-apian, misalnya ; sepenuhnya di kuasai pemerintah yang ditur oleh perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA),tidak satu pun dariperusahhan swata yang abil bagian dari sector tersebut.
B.     Batuan pada perusahaan-perusahaan kecil
Bantuan kepadda perusahaan-perusahaan kecil dapat di golongkan kedalam 3 bagian
1.      Bantuan financial;
2.      Bantuan pemberian kontrak; serta
3.      Bantuan teknik dan manejemen
C.     Bantuan di bidang komunikasi
Bidang komunikasai yang meliputi kegiatan-kegiatan siaran radio, televise,telpon dan sebagianyaamperseluruh di kuasai dan di atur oleh pemerintah.
Ø  Lingkungan Internasiaonal
Lingkungan internasional ini merupakan suatu konsep yang luas meliputi kegiatan dan masalah perekononian dunia. Keadaan perekononian nasiolan sangat tergantung pda masalah –masalah internasional
v  Neraca pembayaran internasional
Keadaan perekononian internasional beberapa Negara ditunjukkan dalam neraca pembayaran. Neraca pembayaran ini mengganbarkan transaksi-transaksi internasional.yaituh jumlah utang Negara X kepada Negara Y dan jumlah utang dari Negara Y kepada Negara X.
v  Perusahaan multinasional Multinsional Corporation)
Perusahaan multinasional kebayakan derasal dari Negara-negara eropa, Amerika dan Jepang.
v  Kegiatan-kegiatan multinasional
Perusahaan-perusahaan bertujuan memasarkan hasil produksinya tidak haya ke 1 negara saja. Tetapi juga ke Negara-neraga lain. Kemudian mendirikan ke perusahaan perakitan/assembling di Negara kedua untuk melayani kebutuhan sampai Negara ke tiga yang ada di sekitarnya.
v  Cirri-ciri Perusahaan Multinasional
PBB dalam laporan tahun 1973 mendefinisika perusahaan multinasional sebagai perusahaan yang kegiatan dalam popoknya meliputti usaha-usaha pengolahan/manufaktur atau pemberian jasa dalam sedikitnya dua Negara.
v  kebaikan dan keburukan perusahaan multinasional
a.       Kebaikan  perusahaan multinasional
·         Menambah devisit Negara melalui penanaman modaldi bidang ekspor
·         Mengurangi keburuhan impor di sector industry
·         Menanbah pendapatan Negara perupa pajak-pajak dan royalty dari perusahaan-perusahaan tersebut
·         Menambah kesempatan kerja dalam membuka lapanagan pekerjaan baru
·         Meningkatkan tarafhidup karyawan dan memberikan gaji yang lebih tinggi
·         Meningkatkan kemampuan bagi para pekerjanya
·         Menambah arus barang Karen meninkatkan produksi yang didukung oleh perusahaan tersebut
·         Memoderensir industeri
·         Memperluas pasar facktor-faktor produksi dalam negeri
·         Ikut mendukung pembagunan nasional
b.      keburukan perusahaan multinasional
·         makin bayak perusahaan multinasioanal yang didirikan dapat mempegaruhi kekuasaan ekonomi Negara. Tetapi juga jumlah sedikit, maka kualitasnya tidak bayak
·         perusahaan-perusahaan multinasional memperoleh hasil berupa:
-          keuntugan yang akan dialaihkan keluar negeri kepada pemegang saham
-          penyusutan/deprisiasi. Dalam perkteknya sering sering di gunakan untuk menyembunyikan keuntugan-keuntungan agar tidak terkena pajak
-          kebutuhan akan barang baku dan barang modal harus didatangkan dari luar negeri yang dalam pelaksanaannya pemerintah harus menyediakan fasilitas
·         dapat merusak kehidupan politi dan kekonomi Negara
·         mencar keuntugan yang sebesar-besarnya dengan membesarkan modal merupaka motif perusahaan-perusahaan multinasional
v  Lembag-lembaga yang membatu perdagangan Internasional
Empat lembaga yang membatu perdagangan internasional;
1.      Export and Import commission House
2.      Merchant Exporters and Importes
3.      Manufacturer’s Export Agents
4.      Export and Import Brokers
v  Perkembagan Impor dan Ekspor Indonesia
Setiap tahun sejak 1969 keadaan ekspor Indonesia secara keseluruhan mengalami perkembangan yang positif dalam nilai dollar. Terapi mulai periode 1981/1982 keadaan ekspor ini mulai magalami flukuasi
www.gunadarma.ac.id